Kamis, 08 Juli 2021

Laporan Bacaan ke-3

 Laporan Bacaan 

O

L

E

H

Juniarti

11901314

PAI 4D

Identitas Jurnal :

Judul : Srategi Pembelajaran

Penulis : Mohammad Asrori


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada kesempatan kali ini jurnal yang dilaporkan yaitu yang berjudul Staretegi Pembelajaran yang ditulis oleh Mohammad Asrori yang merupakan dosen fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang Jl. Gajayana no.5) Malang.


Untuk menghasilkan pendidikan yang baik, tentunya harus memiliki strategi dalam proses belajar mengajar (pembelajaran). Oleh karena itu penetapan strategi yang relevan merupakan suatu keharusan. Strategi pembelajaran yang tepat akan membina peserta didik (mahasiswa) untuk berfiir mandiri, kreatif dan sekaligus adaptif terhadap berbagai situasi yang terjadi dan yang mungkin terjadi. Karena penetapan strategi yang tidak tepat akan berakibat fatal. Sebab akan terjadi kontraproduktif dan berlawanan dengan apa yang ingin dicapai, misalnya seorang dosen mengajar agar mahasiswa menjadi kreatif, akan tetapi mengajar dengan cara-cara otoriter dan kaku. Maka dalam hal ini yang akan mengakibatkan kefatalan terhadap mahasiwa tersebut.

Dalam hal ini juga dikatakan, pengetahuan dan teori bagaimana berlari yang baik tentu saja akan menambah pemahaman seseorang tentang hal-ihwal berlari. Akan tetapi tori-teori tersebut tidak dapat membuat ia menjadi pelari yang baik apabila ia mencukupkan pada teori itu saja. 

Untuk mencapai hasil yang optimal, ia harus mendapatkan kesempatan guna mengaplikasikan teori-teori tersebut dan berlatih berlari tahap demi tahap dengan perbaikan-perbaikan seperlunya. Hal yang sama juga berlaku untuk pembelajaran yang lain, seperti kemampuan berpikir, keterampilan bergaul dan manajemen. (Mansyur, 1991: 6)

Strategi pembelajaran

Istilah Strategi mula-mula dipakai di kalangan militer dan diartikan sebagai seni dalam merancang (operasi) peperangan, terutama yang erat kaitannya dengan gerakan pasukan dan navigasi ke dalam polisi perang yang dipandang paling menguntungkan untuk memperoleh kemenangan. Penetapan strategi tersebut harus didahului oleh analisis kekuatan musuh yang meliputi jumlah personal, kekuatan senjata, kondisi lapangan, posisi musuh, dan sebagainya. Dalam perwujudannya, strategi tersebut akan dikembangkan dan dijabarkan lebih lanjut menjadi tindakan- tindakan nyata dalam medan pertempuran. (Abu Ahmadi, dan Joko Tri Prasetya, 1997: 11)

Istilah strategi dewasa ini banyak dipakai oleh bidang-bidang ilmu lainnya, termasuk juga dalam dunia pendidikan. Secara umum strategi mempunyai pengertian sebagai suatu garis besar haluan dalam bertindak untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan. 

Kemudian jika dihubungkan dengan kegiatan belajar mengajar, maka strategi dalam artian khusus bisa diartikan sebagai pola umum kegiatan yang dilakukan guru-murid dalam suatu perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan. (Abu Ahmadi, dan Joko Tri Prasetya, 1997: 12)

Macam-Macam Strategi. 

Secara umum strategi pembelajaran dibagi menjadi tiga:

1). Strategi Indukatif adalah suatu strategi pembelajaran yang memulai dari hal-hal yang khusus barulah menuju hal yang umum.

2). Strategi Dedukatif adalah suatu strategi pembelajaran yang umum menuju hal-hal yang khusus

3). Strategi campuran adalah gabungan dari strategi indukatif dan dedukatif. Adapula strategi regresif yaitu strategi pembelajaran yang memakai titik tolak jaman sekarang untuk kemudian menelusuri balik (kebelakang) ke masa lampau yang merupakan latar belakang dari perkembangan kontemporer tersebut.

Metode pembejaran yang bisa dipilih dari konsep strategi pembelajaran adalah 

1. Ceramah

2. Diskusi kelompok

3. Demonstrasi 

4. Simulasi

5. Pengalaman lapangan

6. Mind Mapping

7. Drama, dan lain-lain

Dalam kurikulum 2013 strategi pembelajaran atau model pembelajaran ada 5

1. Strategidiscovery earning (DL) (Menyingkap Pembelajaran)

2. Strategi inkuiri Learning (IL) (Penyelidikan Pembelajaran)

3. Strategi Problem Based Learning (PBL) (Pembelajaran berbasis masalah)

4. Strategi Project Based Learning (PBL) (Pembelajaran Berbasis proyek)

5. Strategi Saintifik Learning (SL) ( Pembelajaran Ilmiah

Tujuan dari pemakaian bermacam-macam strategi pembelajaran adalah agar tercapai standar kompetensi kelulusan. Kopentensi kelulusan meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Disini menurut saya mengapa seorang pendidik, lebih tepatnya kita sebagai calon pendidik harus mengetahui makna tentang strategi pembelajaran, yaitu karena pada era milenial ini, tolak ukur kemajuan bangsa ditinjau dari aspek sumber daya manusianya. Tolak ukur tersebut mengharuskan suatu bangsa memperkuat sektor pendidikannya. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif, maka mengharuskan adanya sektor pendidikan yang unggul pula. Pendidikan merupakan sebuah sistem yang memiliki berbagai komponen yang saling berkaitan. Salah satu komponen terpenting dalam pendidikan yakni strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran terus mengalami perubahan berdasarkan kebijakan pemerintah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar