Minggu, 01 Desember 2019

Ulasan Buku "SEPOK"

Nama : Juniarti
Nim : 11901314
Kelas : 1D/PAI

Judul buku : Sepok
Penulis : Pay Jarot Sujarwo
Penerbit : Pijar Publishing Pontianak
Tahun terbit : 2010
Jumlah halaman : 154 halaman


Sinopsis :

     Buku ini berisi tentang perjalanan seorang jurnalis Kalimantan Barat yang berwisata ke Bulgaria yang diundang oleh sahabatnya yang berasal dari Bulgaria. Mereka saling kenal pasca pertemuan di Kalimantan Barat sebagai wisatawan asing yang ingin melihat wisata alam Kalimantan Barat. Sepulangnya berwisata dari Kalimantan Barat, bulek tersebut menawarkan paket perjalanan gratis kepadanya dan terjadilah pertualangan yang belum pernah ia lakukan.
     Bertingkah selayaknya orang Indonesia yang kampungan alias "sepok" membuat perjalanan selama di Eropa tersebut sangat berkesan, mulai dari bermain disalju, ke puncak gunung vitosha, hingga menjelajah kuliner khas Bulgaria yang sungguh berbeda dengan masakan Indonesia.
     Menggunakan bahasa melayu Pontianak semakin membuat pembaca tertawa atau tekial-kial membaca dan seolah-olah berada didalam alur cerita yang terkesan lucu dan kocak.

Keunggulan :
1. Menggunakan bahasa melayu Pontianak yang khas
2. Buku ini dapat diimplementasikan sebagai pengenalan budaya
3. Buku ini sangat informatif
Kelemahan:
1. Menggunakan bahasa melayu yang terlalu mendominasi sehingga sulit dipahami pembaca yang dari luar kota Pontianak

Minggu, 13 Oktober 2019

Resume Sistematika Penulisan Skripsi Mahasiswa

PAI/FTIK IAIN PONTIANAK
Nama : Juniarti
Nim : 11901314
Kelas : PAI 1D


PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR ANTARA SISWA YANG DI AJAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN TIDAK PADA PEMBELAJARAN PAI DI KELAS VII DI MTs NURUL ALAMIYAH WAJOK HILIR 
TAHUN PELAJARAN
2010/2011

SKRIPSI

OLEH
NURITA
NIM : 1071008622

MOTTO :
KATAKANLAH MUHAMMAD "WAHAI UMMATKU BERBUATLAH SEKUAT SEMAMPUMU SESUNGGUHNYA AKUPUN BERBUAT PULA, KELAK KAMU AKAN MENGETAHUI SIAPAKAH DI ANTARA KITA YANG MEMPEROLEH HASIL YANG BAIK DI DUNIA INI. SESUNGGUHNYA ORANG YANG DZALIM ITU TIDAK AKAN MENDAPATKAN KEBERUNTUNGAN"
                                                    ( AL-AYAT ) 


ABSTRAK : 
          Nurita ( 2007 ), "perbedaan motivasi belajar antara siswa yang diajar dengan menggunakan Media Audio Visual dan tidak pada pembelajaran PAI kelas VIi MTs Nurul Alamiyah Wajok Hilir Tahun Pelajaran 2010/2011". Skripsi, Pontianak. Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pontianak, 2011.
          Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi diMTs Nurul Alamiyah, dikarenakan guru fiqih kurang terampil dalam menggunakan media pembelajaran l, sehingga kurang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu penwliti tertarik untuk mengetahui kemampuan guru fiqih dalam menggunakan media audio visual tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) motivasi belajar siswa yang diajar dengan tidak menggunakan media audio visual pada pembelajaran PAI dikelas VII MTs Nurul Alamiyah tahun pelajaran 2010/2011. 2) motivasi belajar siswa yang diajar menggunakan media audio visual pada pembelajaran PAI dikelas VII MTs Nurul Alamiyah Kabupaten Pontianak tahun pelajran 2010/2011. 3) perbedaan yang signifikan motivasi belajar antara siswa yang diajar dikelas VII MTs Nurul Alamiyah Wajok Hilir Tahun Pelajaran 2010/2011.
          Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Penentuan subjek dengan cara membagi sumber data menjadi data utama dan data pendukung sekaligus mencari subjek yang sesuai dengan kedudukan yang disandangnya dalam masalah yang diteliti. Sering penelitian ini dilakukan di MTs Nurul Alamiyah Kab.Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung. Analisis data yang digunakan adalah analisis deakriptif dengan rumus persentase dan untuk mencari perbandingan rumus yang digunakan yaitu rumus uji t.
          Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa; 1) motivasi belajar siswa kelas VII yang diajar tidak menggunakn media audio visual pada pembelajaran PAI mencapai 91,94 dengan kategori sedang, dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa motivasi belajar siswa yang diajar tidak menggunakan media audio visual pada pembelajaran PAI diMTs Nurul Alamiyaj Wajok Hilir tidak maksimal dan belum menunjukkan motivasi yang kuat dalam pembelajaran PAI. 2) motivasi belajar siswa dikelas VII yang diajar menggunakan media audio visual pada pembelajaran PAI diMTs Nurul Alamiyah Wajok Hilir mencapai 68,90 dengan kategori tinggi, dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa motivasi belajar siswa dikelas VII yang diajar menggunakan media audio visual pada pembelajaran PAI diMTs Nurul Alamiyah Wajok Hilir sudah baik dan sudah menunjukkan motivasi yang kuat dalam pembelajaran PAI. 3)terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar antara siswa yang diajar dengan menggunakan media audio visual dan yang tidak lada pembelajaran PAI dikelas VII MTs Nurul Alamiyah Wajok Hilir Tahun Pelajaran 2010/2011. 


DAFTAR ISI


ABSTRAK...............................................i
KATA PENGANTAR................................ii
DAFTAR TABEL......................................iv
DAFTAR LAMPIRAN..............................vi
DAFTAR GAMBAR.................................vii

BAB I     PENDAHULUAN
               A. Latar Belakang....................1
               B. Rumusan Masalah..............8
               C. Tujuan penelitian................10
               D. Manfaat Penelitian.............10

BAB II    MEDIA AUDIO VISUAL DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
               A. Media Audio Visual....................12
               B. Motivasi Belajar Siswa...............21
               C. Perbedaan Motivasi Belajar Antara Siswa Yang Diajar Menggunakan Media Audio Visual Dengan Yang Tidak Pada Pembelajaran PAI.................................................................36
              D. Kerangka Pikir.............................39
              E. Hipotesis.....................................40

BAB II     METODE PENELITIAN
                A. Pendekatan dan Jenis Penelitian....................................................41
               B. Ruang Lingkup Penelitian........42
               C. Populasi....................................44
               D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data..............................................................45
               E. Teknik Analisis Data..................46

BAB III     ANALISIS DATA
                 A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian.....................................................51
                B. Pengolahan Data......................53
                C. Penyajian Data..........................54
                     1. Motivasi belajar siswa kelas VII yang diajar tidak menghunakan media audio visual..............................................................54
                    2. Motivasi belajar siswa kelas VII yang diajar menggunakan media audio visual..............................................................57
                    3. Perbedaan antara motivasi belajar siswa kelas VII yang diajar menggunakan media audio visual dan yang tidak pada pembelajaran PAI........................60
                D. Pembahasan...............................63

BAB V     PENUTUP
                A. Kesimpulan.................................69
                B. Saran...........................................70

DAFTAR PUSTAKA.........................................72
LAMPIRAN......................................................75


KUTIPAN :
                  1) Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara penggunaan media instruksional dan karakteristik belajar siswa dalam menentukan motivasi dan hasil belajar siswa ( Depdiknas, 2001:14-21 ) 
                2) Menurut Edgar Dala (1998:67), fungsi media dalam pembelajaran adalah untuk menarik dan mengarahkan perhatian siswa serta memberikan motivasi dan mengefektifkan saat berlangsungnya proses belajar mengajar.
                3) Menurut Ahmad Alwi (2009:97), bahwa penggunaan media pembelajaran dapat berpengaruh langsung terhadap kegiatan proses pembelajaran yang didalamnya termasuk, minat belajar siswa, motivasi belajar siswa, dan hasil belajar siswa, sehingga mempermudah guru untuk mengkondisikan siswa dalam proses pembelajaran yang edukatif.
                4) Menurut Mc.Donald (Sardiman,1996:73) motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya "felling" dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan.
                5) Menurut Sumadi Suryabrata (1993:35) motivasi jika dilihat dari sumbernya terbagi kedua hak yaitu motivasi intrinsikdan motivasi ekstrinsik.
               6) Diungkapkan oleh Martinis Yamin (2008:178) bahwa yang dimaksud dengan motivasi intrinsik yaitu kegiatan belajar dimulai dan diteruskan berdasarkan penghayatan sesuatu kebutuhan dan dorongan yang secara mutlak.
               7) Corwn dan Crow dalam (Abdurrahman Shaleh, 2004:264) berpendapat ada tiga faktor yang menjadi timbulnya minat, yaitu dorongan dalam diri individu, motif sosial, dan faktor emosional.
              8) Sebagaimana yang diungkapkan oleh Murray dalam (Bimo Walgito, 2002:178-179), mengemukakan suatu daftar dari dua puluh kebutuhan yang pada umumnya mendorong manusia untuk bertindak atau berprilaku.
             9) Bagi seorang guru (pendidik) tujuan motivasi adalah untuk menggerakkan atau memacu para siswanya agar timbul keinginan dan kemauannya untuk melakukan sesuatu sehingga dapat memperoleh hasil atau tujuan tertentu (Ngalim Purwanto, 2000:73).
             10) Menurut Alwi Suparman dalam (Pupuh Fathurrahman dan Sobry S. 2009:65), mengatakan bahwa media merupakan suatu alat yang digunakan untuk menyalurkan pesan atau informasi dan pengirim kepada penerima pesan.




DAFTAR PUSTAKA
Abdul Haris, (2006). Psikologi Dalam Pendidikan. Bandung : Alfabeta
Budi Kurniawan, (2000). Kamus Ilmiah Populer. Semarang : Rineka Cipta
E.Mulyasa, (2007). Menjadi Guru Profesional. Jakarta : Gramedia
Martinis Yamin, (2008). Sertifikasi Keguruan di Indonesia. Bandung : Sinar Baru
Machrony, (1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta : Gramedia
Bimo Walgito, (2002). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi
Oemar Hamalik, (2002). Media Pembelajaran. Jakarta : Arcan
Sugiono, (2005). Statistik Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta
M.Dalyono, (2001). Psikologi Pendidikan. Semarang : Rineka Cipta
M.Nasir, (1993). Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia








Rabu, 09 Oktober 2019

"OBSERVASI LAPANGAN DAN PENGGUNAAN EYD"
1.
Alamat : Parkiran gedung Zuhri IAIN
Waktu : Minggu, 29 September 2019 pukul                  15:44        
Analisis : Pada gambar yang saya ambil, terdapat kekurangan. Berhubungan foto yang saya ambil ini merupakan kalimat perintah, maka seharusnya menggunakan tanda ( ! ) sesuai dengan buku EYD halaman 17 yang menjelaskan bahwa kalimat perintah harus menggunakan tanda ( ! ).
Sumber : Buku EYD
2.
Alamat : Jalan Tanjung Raya II didepan parkiran Bank Syariah Mandiri
Waktu : Minggu, 29 September 2019 pukul                  13:52
Analisis : Pada gambar yang saya ambil ini terdapat kesalahan, yaitu pada kata "buang" seharusnya ditulis "membuang"
Sumber : Buku EYD
3.
Alamat : Komplek Permata Saigon
Waktu : Minggu, 29 September 2019 pukul                  20:22
Analisis : Pada gambar ketiga yang saya ambil ini, menurut saya tidak padu karena kata "Butuh dana cepat" sebaiknya menggunakan tanda ( ? ) menjadi (Butuh dana cepat ?)
Sumber : Buku EYD
4.

Alamat : Toilet pria lantai dasar gedung Zuhri IAIN
Waktu : Kamis, 3 Oktober 2019 pukul 14.31
Analisis : Pada gambar keempat yang dapat saya ambil ini sudah hampir benar, menggunakan tanda ( , ) pada kalimat "setelah dibuka" namun, juga terdapat kesalahan, yaitu seharusnya pada akhir kalimat menggunakan tanda ( ! ) karena kalimat ini merupakan kalimat perintah.
Sumber : Buku EYD
5.

Alamat : Pagar Komplek Permata Saigon
Waktu : Kamis, 3 Oktober 2019 pukul 18:25
Analisis : Pada gambar kelima yang dapat saya ambil, menurut saya sudah benar penulisannya sudah sesuai dengan buku EYD yaitu kalimat seruan menggunakan tanda ( ! ) dan tanda penghubung yang digunakan untuk menyambung unsur-unsur kata ulang.
Sumber : Buku EYD
6.

Alamat : Toilet rumah pribadi Komplek Permata Saigon
Waktu : Kamis, 3 Oktober 2019 pukul 17:25
Analisis : Pada gambar keenam yang dapat saya ambil terdapat banyak kesalahan, yaitu pada kata "Tolong donk" dan kata "yach" seharusnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar "Tolong donk" sebaiknya pada kata "donk" tidak menggunakan huruf "K" pada akhir kata tetapi menggunakan huruf "G" dan kata "yach" seharusnya ditulis "ya" agar tidak pemborosan kata.
Sumber : Buku EYD
7.

Alamat : Perpustakaan IAIN lantai 2
Waktu : Kamis, 3 Oktober 2019 pukul 09:37
Analisis : Pada gambar ketujuh yqng dapat saya ambil ini sudah benar, pada poin 1,2,dan 3 menggunakan tanda ( ; ) karena dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara sesuai dengan buku EYD pada halaman 14, serta menggunakan tanda ( . ) pada akhir kalimat yaitu pada poin 4, dan pada kata "perhatian" juga sudah benar karena menggunakan tanda ( ! ) menurut buku EYD pada halaman 17 tanda ( ! ) bisa digunakan untuk kalimat seruan.
Sumber : Buku EYD
8.

Alamat : Perpustakaan IAIN lantai 2
Waktu : Kamis, 3 Oktober 2019 pukul 09:37
Analisis : Pada gambar kedelapan yang saya ambil ini sudah benar yaitu pada kata "pengumuman" menggunakan tanda ( ! ) yang mengartikan bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat seruan, dan poin 1 juga sudah benar karena menggunakan tanda (;) sebagai pemisah bagian kalimat yang sejenis atau setara serta pada poin 2 juga sudah benar karena menggunakan tanda (.) pada akhir kalimat.
Sumber : Buku EYD
9.
Alamat : Perpustakaan IAIN lantai 2
Waktu : Kamis, 3 Oktober 2019 pukul 09:37
Analisis : Pada gambar kesembilan yang dapat saya ambil ini sudah benar, yaitu menggunakan tanda ( ! ) pada kata "pemberitahuan" yang menandakan bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat seruan sesuai dengan buku EYD halaman 17 dan pada poin 1 dan 2 juga sudah benar karena menggunakan tanda ( ; ) sebagai pemisah bagian kalimat yang sejenis dan setara, serta pada poin 3 juga sudah benar karena menggunakan tanda ( . ) pada akhir kalimat.
Sumber : Buku EYD
10.
Alamat : Jalan W.R Supratman
Waktu : Jum'at, 4 Oktober 2019 pukul 19:30
Analisis : Pada gambar kesepuluh yang dapat saya ambil ini terdapat kesalahan karena pada kata "hati-hati" seharusnya menggunakan tanda ( ! ) karena merupakan kalimat seruan sesuai dengan buku EYD pada halaman 17.
Sumber : Buku EYD


Senin, 23 September 2019

Berbede bede tapi tetap satu


Buah lakum dimakan burung puyuh 
Assalamuakaikum warahmatullahi wabarakatuh...😂
Ape kabar semue... Sehat ? Alhamdulillah semoge kitak sehat wal afiat yeee aamiin.
Ketemu agik same kamek...
Disinik kamek akan menceritekan pengalaman mase kecik kamek dengan perbedaan suku dan bahase.
Tapi sebelom kamek becerite kamek nak ngasik tau kawan kawan lok ni ape itu perbedaan dan kenape ade perbedaan, ade yang tau dak jawabannye?
Perbedaan adalah suatu hal yang tidak sama dengan yang lain. Perbedaan itu sendiri diciptakan untuk saling melengkapi dan mempersatukan satu dengan yang lainnya, bukan untuk saling menjatuhkan yang akan menimbulkan ketidakharmonisan atau perpecahan antar sesama, jadi sebagai warga indonesia yang memiliki suku, bahasa, dan budaya harus saling menghormati dan menghargai suatu perbedaan, bukankah indonesia itu unik ? 
Nah awal mule cerite tu, waktu itu kamek maseh berumor 9 taon, lebeh tepatnye kamek tu kelas 3 SD dimane kamek yang maseh ingosan ( kok kate orang melayu tu maseh bolok bolok :v ) diajak kawan kawan pegi kekebon limau ( jeruk ) kebetolan kawan kamek tu suku madura dan kamek sendirik suku melayu. Kebon tu ndak jaoh dari sungai dimane biase tempat kamek mandik bekubang.
Setelah sampai kekebon tu kawan kamek nyuroh kamek manjat.
Kawan kamek " ut manjatlah " 
Kamek " ah ? Kamek yang manjat ? Ngape ndak kau yak ? " 
Kawan kamek " ih ndaklah, banyak kaleng, nantik aku digigitnye " 
Kamek " ah kaleng ? Mane pulak kaleng bise giget, kaleng tu bende mati astafirullah suke nak mengade ngade " 
Kawan kamek " itu kaleng banyak tu diatas pohon tu "
Setelah lamak bedebat dengan kaleng tadik tu ternyate eh ternyate...
Usut punye usut ternyate kaleng tu serangga kecil yang bewarne merah dibahasa madura itu dikenal dengan kate kaleng. Ya Allah indahnye perbedaan membuat saye lebeh banyak tau tentang bahase, naaah untuk kawan kawan yang dari suku manepun jangan malu untuk berbahase daerah kalian ye, perbedaan itu unik harusnye kalian tu bangge memiliki suku, bahase, dan budaye yang unik.
Sekianlah lok ye cerite perbedaan bahase dari saye... Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Senin, 16 September 2019

Kampung Halaman

 PERKAMPUNGAN
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh semuaaa...
Heeeey ketemu lagiiii...
     Namaku Juniarti hidup di sebuah desa yang lumayan terpencil. Nama desaku Sungai Bakau Besar Darat, Dusun Simpang Empat, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Aku warga pendatang. Dulu aku hidup di kota namun semuanya berubah ketika Ibu memilih melanjutkan hidupnya bersama pria Desa yang sekarang ku panggil Bapak. Tidak buruk tidak pula merasa terasingkan di sini semua tampak terlihat baik dan menyenangkan. Sejak itu aku sedang duduk dibangku 6 SD setelah kelulusan, aku mengharuskan ikut hidup di Desa ini. Biarku cerita sedikit tentang Desaku yang saat ini.

    Hidup di sebuah pedesaan sangatlah mengasyikan, jauh dari kata polusi maupun keramaian yang membuat mata memanas jika melihat rentetan kendaraan yang memenuhi jalanan. Desaku bertepatan di pinggiran kota yang lumayan terpencil bahkan sinyalpun kerap kali menjadi hambatan bagi kami kaum milenial ini. Tak jarang kami harus keluar rumah  hanya sekedar untuk menyeduh kopi di sebuah cafe jika ingin mendapatkan Wifi dan menjalankan tugas kami seperti ini.




   Desaku masih banyak di kelilingi oleh pepohonan sehingga jarang untuk menikmati rasa panas seperti kalian yang hidup di perkotaan, hidup di rentetan para tetangga sangatlah menguntungkan selain terjalinnya silahturahmi yang semakin mempererat juga mengajarkan artinya sebuah rasa kesabaran yang luar biasa. Sebab, tak asing bagi kami jadi bahan cemohan ketika pulang malam ataupun bangun kesiangan. Entahlah kadang aku berpikir apakah struktur anak cucunya sudah sempurna? Ah ntahlah, suatu hal yang cukup membuat kepala berdenyut jika sering di pikirkan.



   Udara di Desaku cukup menyegarkan, tapi entah kenapa akhir-akhir ini semua tampak menjijikan. Asap bertebaran di setiap daerah membuat kami harus menghirup dalam-dalam udara yang terlihat sangat jahat. Jika kalian bertanya apa penyebabnya? Tentu saja lahan yang terbakar secara membabi buta membuat kami harus menikmati semuanya. Hujan enggan turun membuat pendidikan kami pun terhambat. Siapa yang ingin di salahkan? Para petinggi dan antek-anteknya? Itu terlihat sangat sia-sia, dan sekarang kami hanya menunggu kuasa Allah untuk menurunkan hujan agar kami dapat kembali menghirup udara dan hamparan hijau yang menyehatkan.



  Selain itu, aku juga memiliki banyak teman di sini berbagai macam sifat membuat kami saling membaur satu sama lain. Sewaktu kecil kami selalu bermain bahkan tidak mengenal terik matahari yang membakar kulit semuanya terlihat bahagia bahkan sangat bahagia. Hingga pada masanya semua terlihat semakin dewasa dan masing-masing memiliki kesibukan tersendiri membuat kami jarang untuk berkumpul lagi. Tidak apa-apa aku dapat memahami semuanya bahkan saat inipun aku sudah mulai menyibukkan diri di dunia baruku.



  Kembali lagi pada Desaku, aku kini kembali merindukan suasananya yang dulu bukan seperti sekarang yang mulai saling mengasingkan. Aku merindukan keramahan setiap orang namun itu terlihat semakin mustahil sebab semua sudah mulai mengenali dunia baru. Aku juga merindukan rumahku keluargaku tapi apalah daya waktu memaksaku untuk menjadi seseorang yang bertanggung jawab. Iya, demi masa depan aku rela menyampingkan rasa rinduku terhadap semuanya. 



  Satu lagi, inginku sampaikan pada kalian semua. Jangan malu hidup di pedesaan jangan iri pada anak yang tumbuh di perkotaan. Yang perlu kalian syukuri hidup di pedesaan lebih terjamin masa depannya apalagi jaman sekarang kerap kali membutakan para anak remaja. Kenakalan yang sudah menjadi ajang di sebelah sana membuatnya sering kehilangan masa depan cemerlang.
Tapi bukan bearti anak yang tumbuh diperkotaan tudak bisa memiliki masa depan yang cemerlang ya... Bisa kok, tergantung bagaimana cara kita menyikapi era globalisasi ini dan jangan lupa pula membentengi diri dengan iman dan takwa ya...
Hanya ini yang dapat saya ceritakan seputar perkampungan saya semoga kalian tertarik untuk membacanya :)
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selasa, 10 September 2019

Inilah saya

بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيم 


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh...

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Taala yang masih memberikan kesempatan kepada saya untuk menjalani hidup ini dengan keadaan sehat wal afiat. Sholawat serta salam tak lupa pula saya haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, 

Perkenalkan nama saya Juniarti, saya sering dipanggil uut, saya lahir pada tanggal 2 Juli 2001 di Mempawah. Ya, umur saya 18 tahun. Sekarang saya tinggal di Sungai Bakau Besar Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. Saya seorang anak tunggal dari Ayah yang bernama Usman dan Ibu saya yang bernama Rasidah. Tepat umur 5 tahun ayah saya meninggal karena sakit yang dideritanya, semoga bahagia disyurga ayah :)
Singkat cerita Alhamdulillah setelah beberapa belas tahun berlalu saya dipertemukan dengan orang yang luar biasa tangguh dan sabar. Ya, dia adalah ayah baru saya yang biasa saya sebut dengan kata bapak :) serta saya juga dipertemukan dengan 4 saudara baru saya Alhamdulillah hidup rukun dan damai, semoga akan terus seperti itu Aamiin. Bapak saya seorang pegawai negeri sipil dan ibu saya seoran ibu rumah tangga.

Saya mempunyai hobi yaitu make up, kenapa saya memilih hobi seperti itu ? karena saya ingin menjadi MUA terkenal dan sukses, tujuannya agar saya bisa membantu orang orang kurang mampu disekitar. Semoga dikabulkan oleh Allah swt Aamiin.
Saya juga pecinta hewan kesayangan rasulullah, pasti tau dong ya hewan kesayangan rasulullah ? Ya tepat sekali yaitu kucing, kucing saya beri nama uteh, siapa yang tidak gemas melihatnya yang gembul dengan berat badan 4 kg dengan tingkah yang lucu dan membuat siapa saja yang melihatnya ingin membawanya pulang wkwk

Inilah sedikit perkenalan dari saya semoga kita diperkenalkan lebih dekat lagi , dan semoga saya, kamu, dan kalian semua selalu dalam lindungan Allah Swt Aamiin :)
Wassalamualaikum wr.wb